Ahhhhhhhh...... (sebuah pembukaan blog yang sangat tidak menarik, sebenarnya.)
Inget-inget kemarin. Hidup gue seperti beliung yang nggak abis-abis. Nyokap dateng sama ade gue, bawa komputer untuk dititipin di tempat gue. Well..not bad. Ada sub woofer speaker-nya jadi gue bisa sepuasnya muter CD Sting gue yang rupanya sudah lama empet karena nggak pernah dimainkan dengan soundsystem yang layak. (Pak Gordon, maaf ya... toh file-file lagu kamu termainkan dengan sempurna oleh kecanggihan i-Tunes saya. U're still the god!)
Pemikiran tentang i-Tunes yang sudah seminggu lebih mati-matian gue blok dari otak gue tiba-tiba menyerukan satu nama: Cutie White! Gosh....kangen banget gue dengan Cutie White gue. Gak pernah nyangka bahwa benda satu ini bakal ngegedor-gedor kepercayaan gue, menggoyahkan ego gue sampai akhirnya luluh lantak. Cutie White dan kepentingan-kepentingan terhadapnya sukses meluluh-leburkan segala idealisme gue tentang kepercayaan dan harga diri.... (gue sadar betul paragraf yang satu ini nggak memenuhi kaidah kausalitas. Gak kuat hati gue buat ceritainnya)
Stress gue membawa ide untuk karaokean bareng temen-temen kuliah gue yang lagi ngadain reuni kecil. Not bad, gue berhasil mencengangkan mereka dengan suara emas gue. Well... emang sih tujuan gue salah satunya adalah untuk sedikit show off. Dan emang berhasil ngangkat mood gue yang ancur berantakan. Pulang dari karaoke, suara gue serak tapi bangga! (Sepanjang jalan ke halte busway hati gue terus mendendangkan lagu-lagu kemenangan)
Gue pikir puting beliung sudah selesai untuk hari itu. Mood udah ngangkat balik... sampai akhirnya datang sms-sms aneh yang sukses berat ngancurin hati gue. (satu lagi yang nggak berkaidah kausalitas. Maaf, hati gue nggak kuat buat cerita)
Kebohongan.
Mungkin karena kejujuran begitu menakutkan.
Tapi kepercayaan yang hilang lebih nyakitin. Seperti ingatan, butuh benturan yang keras dan pasti sakit untuk menghilangkannya.
Apa gue yang terlalu naif, ya? Ada seorang teman yang selalu bilang: 'jangan lekas percaya sama orang.' Dulu gue menganggap teman gue ini orang yang kelebihan muatan negatif, dan gue membanggakan personality gue yang positif, menganggap semua orang baik adanya.
Mungkin harus gue pertanyakan lagi.
Hhhhhhh.... (sebuah penutupan blog yang tidak menarik. Depresif dan tidak berkesimpulan)