Suatu hari hati gue pergi berkelana
Menjanjikan padang luas dengan rumput emas
Dan bunga-bunga putih kecil disela semak halus
Orang-orang membungkuk diladang, menyemai dan menyiram
Lalu melambai dan tertawa pada bangau yang riuh gembira
Tapi adakah tempat bagi pengelana
kecuali keseluruhan perjalanan yang tidak berujung?
Kita tidak akan mati dengan kesadaran yang komprehensif, nak
Maka nikmatilah dunia seperti seorang pembeli di sebuah pasar bernama hidup
Berjanjilah lalu ingkarlah jika kau tidak bisa menepatinya
Hiduplah seperti itu, sebab kenaifan hanya milik surga
Kesederhanaan dibawa terbang pada sayap-sayap yang meninggi
Suatu hari hati gue pergi berkelana
menjadi milik seluruh perjalanannya
Mewariskan seluruh janjinya
Pada jiwa yang menunggu
.
Posted at 02:41 pm by
KupingNaga
 |  |  |
Name hape July 13, 2005 11:57 PM PDT
jiwa kita memang bebas.. dan kita sangat bebas untuk terus berkelana... tetapi hati yang telah di tawarkan adalah ungkapan jujur tentang perasaan hati kita... dan semua yang mendapatkannya berhak memilikinya... berhak atas mimpinya...dan berhak atas cintanya |
 |

 |  |  |
Zevenov July 5, 2005 04:12 PM PDT
Maaf, sekedar titipan buat seseorang. Tk |
 |

 |  |  |
Zevenov July 5, 2005 04:06 PM PDT
To My Love :
Aku mencoba membaca kembali mimpi-mimpimu semalam. Masih seperti dulu, tidak banyak yang dapat aku ikuti....mimpimu tentang keindahan, cahaya dan waktu.
Semakin dalam, aku semakin yakin bahwa mimpimu adalah permainan yang tidak akan pernah aku menangkan, sekeras apapun aku berusaha. Tiba-tiba aku merasa sepi dan ditinggalkan. Sahabat, aku tidak sanggup mencintai mimpimu, betapapun indahnya. Aku terbiasa dengan kesemuan, temaram cahaya dan waktu yang berjalan lurus. Maafkan aku.................
|
 |